[HMP-PK FMIPA UNESA : 2025] MENTORING 2025
ARTIKEL MENTORING 2025
Gambar 1. Penyampaian Materi 1 Grand Opening
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Himpunan Mahasiswa Prodi Kimia (HMP Kimia) dan Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan
Kimia (HMP-PK) Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya (FMIPA Unesa)
kembali mengadakan program kerja tahunan Mentoring 2025. Tahun
ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Bersatu dalam Perbedaan:
Membangun Harmoni di Tengah Keberagaman Bersama Mentoring 2025”,
sebuah tema yang mencerminkan upaya untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya
hidup harmonis di tengah keberagaman. Program ini dipimpin oleh Anisa
Putri Larasati sebagai ketua pelaksana, yang menekankan bahwa kegiatan
ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman spiritual mahasiswa, tetapi
juga memperkuat kebersamaan, toleransi, dan nilai-nilai persatuan di lingkungan
kampus.
Mentoring 2025 dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan,
dimulai pada September-November 2025. Rangkaian kegiatan diawali dengan grand
opening yang berlangsung pada Sabtu, 20 September 2025 di ruang C05.04.01
dan C06.04.01 Gedung Kimia FMIPA Unesa. Acara pembukaan ini menghadirkan dua
pemateri, yaitu Dr. Anung Priambodo, S.Pd., M.Psi.T. dan Abdul Aziz Khoiri,
S.Pd., M.Pd. melalui pemaparan materi yang inspiratif, keduanya mengajak
peserta untuk memahami makna keberagaman, pentingnya interaksi sosial yang
harmonis, serta pembentukan karakter yang kuat sebagai bagian dari kehidupan
akademik maupun sosial.
Gambar 2. Penyampaian Materi 2 Grand Opening
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Setelah pelaksanaan grand opening, kegiatan
dilanjutkan dengan delapan sesi
pertemuan mentoring rutin
yang dipandu langsung oleh para mentor. Setiap sesi terdiri atas pembukaan,
pembacaan ayat suci Al-Qur’an disertai tahsin atau penyempurnaan bacaan,
apersepsi untuk mengaitkan materi dengan pengetahuan awal peserta, penyampaian
materi inti oleh mentor, sesi berbagi pengalaman atau pandangan dari peserta,
serta penutupan. Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh
pemahaman keagamaan, tetapi juga mendapat ruang untuk berdiskusi, membuka diri,
dan memperkuat hubungan sosial dengan mentor maupun sesama peserta mentoring.
Gambar 3. Penyampaian Materi Closing
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Sebagai rangkaian penutup, kegiatan Closing Mentoring
dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025 di Auditorium A.10.04.20 Gedung
Teknik Informatika FT Unesa. Pada kegiatan Closing Mentoring, Mochammad
Ichsan, S.Si., M.Pd., M.Eng. sebagai pemateri menyampaikan materi mengenai
pemanfaatan teknologi modern, termasuk perkembangan kecerdasan buatan seperti GPT, sebagai bagian dari tantangan dan
peluang di era digital. Beliau menekankan pentingnya menyikapi teknologi secara
bijak dengan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, sehingga mahasiswa mampu
memanfaatkan inovasi digital secara positif tanpa mengabaikan etika, adab, dan
prinsip-prinsip spiritual yang menjadi landasan dalam kehidupan sehari-hari. Closing Mentoring menjadi momen
refleksi bersama atas seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani selama
dua bulan.
Gambar 4. Penyerahan reward peserta teraktif
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Di penghujung acara, panitia mengumumkan tiga peserta terbaik
dari Program Studi S-1 Pendidikan Kimia yang dianggap paling aktif, disiplin,
dan berperan positif selama rangkaian Mentoring 2025. Ketiga peserta tersebut,
yaitu Gabriel Angeline Cherila, Mohammad
Ramadhani Firmansyah, dan Najwa
Faroikhatul Jannah, menerima reward sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif selama kegiatan.
Pemberian reward ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta lain
untuk terus aktif mengikuti kegiatan pembinaan dan pengembangan diri di masa
mendatang.
Secara keseluruhan, Mentoring 2025 berhasil menghadirkan
suasana pembelajaran yang inklusif, harmonis, dan bermakna. Program kerja ini
bukan hanya menjadi sarana peningkatan wawasan spiritual, tetapi juga wadah
penguatan karakter dan kebersamaan di antara mahasiswa. Harapannya, kegiatan
Mentoring dapat terus dilestarikan sebagai ruang positif bagi mahasiswa untuk
berkembang menjadi generasi yang berintegritas, toleran, serta mampu membangun
harmoni di tengah keberagaman masyarakat.