[HMP-PK FMIPA UNESA : 2025] SARASEHAN 2025
ARTIKEL
SARASEHAN 2025
Gambar 1. Foto
Bersama
(Sumber: HMP-PK
FMIAPA Unesa)
Pada
Kamis, 20 November 2025 Himpunan Mahasiswa Prodi Kimia (HMP Kimia) dan Himpunan
Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia (HMP-PK) Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya telah melaksanakan salah
satu agendanya, yaitu Sarasehan 2025 dengan tema “Menyatukan Aspirasi Bersama
Rumpun Kimia FMIPA Unesa dalam Membangun Lingkungan yang Harmonis dan Progresif”.
Kegiatan ini dilaksanakan secara offline di Gedung Kimia Ruang C05.01.08
yang dihadiri oleh Koordinator Prodi S-1 Pendidikan Kimia, Koordinator Prodi
S-1 Kimia, Dosen Pendamping Mahasiswa HMP-PK FMIPA Unesa dan HMP Kimia FMIPA
Unesa, kepala sub bagian Laboratorium Kimia, 28 perwakilan kelas mulai dari
Angkatan 2022 hingga 2025, dan 53 panitia dari HMP-PK dan HMP Kimia FMIPA
Unesa. Beberapa hari sebelum dilaksanakannya Sarasehan 2025, panitia telah menyosialisasikan
mengenai jaring aspirasi. Kemudian membuat angket isu dan menyebarkan angket
isu kepada mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Kimia dan Prodi S-1 Kimia angkatan
2022 hingga 2025. Tujuan dari angket isu ini adalah untuk menampung aspirasi,
kritik, dan saran, serta keluhan mahasiswa yang akan disampaikan kepada
dosen-dosen Rumpun Kimia. Sarasehan 2025 dimulai pukul 16.30 WIB dan berakhir
pukul 17.30 WIB. Pertama-tama acara dibuka oleh Master of Ceremony (MC),
dilanjutkan dengan sambutan dari Saudara Nabil Mustofa selaku ketua pelaksana
Prodi S-1 Pendidikan Kimia Unesa, Saudara Anjali Widhiyati Kusuma selaku Ketua
HMP Kimia FMIPA Unesa Periode 2025, dan Ibu Dr. Amaria, M.Si. selaku
Koordinator Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa. Kemudian acara dilanjutkan dengan
pembacaan tata tertib oleh MC. Setelah pembacaan tata tertib, MC mempersilakan
moderator untuk memimpin acara inti yaitu, dosen-dosen Rumpun Kimia FMIPA Unesa
menanggapi progres Sarasehan II 2024, mekanisme Sarasehan 2025, hasil angket
Sarasehan 2025, dan sesi tanya jawab. Berikut terdapat pembahasan dan tanggapan
dari dosen-dosen Rumpun Kimia FMIPA Unesa terhadap beberapa isu yang
tertera dalam hasil angket Sarasehan 2025:
Gambar 2. Menanggapi Progres Sarasehan II 2024
(Sumber: HMP-PK FMIAPA Unesa)
Gambar 3. Pembacaan Doa
(Sumber: HMP-PK FMIAPA Unesa)
Tanggapan
Feedback Isu Prodi S-1 Pendidikan Kimia
Tidak ada
tanggapan lagi karena menurut dosen-dosen Prodi S-1 Pendidikan Kimia FMIPA
Unesa semua sudah sesuai dengan PowerPoint.
Tanggapan
Feedback Isu Prodi S-1 Kimia
Tidak ada
tanggapan lagi karena menurut dosen-dosen Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa semua
sudah sesuai dengan PowerPoint.
Prodi S-1
Pendidikan Kimia FMIPA Unesa
1. Apakah Anda merasa bahwa dosen Prodi S-1
Pendidikan Kimia FMIPA Unesa sudah jelas dalam memberikan informasi dan
instruksi terkait ketentuan tugas?
Kritik dan
Saran:
1) Terdapat instruksi tugas dari dosen yang masih kurang jelas dan
kadang berubah secara mendadak sehingga membuat mahasiswa kesulitan
menyesuaikan waktu pengerjaan. Oleh karena itu, dosen diharapkan memberikan instruksi
secara lebih terstruktur, konsisten, dan lebih awal.
2) Instruksi yang hanya disampaikan secara lisan
berpotensi menimbulkan miskomunikasi karena tidak ada acuan tertulis yang dapat
diakses seluruh mahasiswa sehingga dapat disampaikan melalui media tertulis
resmi seperti Single Sign-On (SSO), e-learning, atau grup prodi agar seluruh
mahasiswa memperoleh instruksi yang sama.
Tanggapan dari Prof. Dr. Utiya Azizah, M.Pd.
Berdasarkan hasil diagram angket isu terdapat
166 responden yang mengatakan dosen sudah jelas dalam menyampaikan informasi
dan instruksi terkait ketentuan tugas. Tetapi pada proses pembelajaran masih
terdapat mahasiswa yang tidak mendengarkan atau tidak fokus sehingga merasa
bahwa dosen tersebut kurang jelas dalam menyampaikan informasi terkait
ketentuan tugas yang diberikan. Sesama dosen akan saling berkoordinasi supaya
menyampaikan tugas secara jelas.
2. Apakah Anda merasa bahwa proses pengecekan/ACC
data praktikum di Prodi S-1 Pendidikan Kimia FMIPA Unesa sudah efisien dan
tepat waktu?
Kritik dan
Saran:
1) Proses ACC data beberapa judul praktikum memakan waktu lama
sehingga menghambat penyelesaian laporan. Oleh karena itu, durasinya perlu dipersingkat
sehingga mahasiswa dapat segera melanjutkan pengerjaan laporan.
2) Koordinasi antara mahasiswa dan koas terkait
ACC terkadang kurang efektif yang menyebabkan antrean panjang atau benturan
jadwal. Oleh karena itu, diperlukan penerapan mekanisme penjadwalan yang lebih
sistematis.
Tanggapan dari Dr. Maria Monica Sianita
Basukiwardojo, M.Si.
Pada dasarnya, mahasiswa diharapkan dapat
bersikap cepat tanggap ketika mendapatkan pertanyaan-pertanyaan dari koas
laboratorium selama ACC data supaya proses verifikasi dapat berjalan lebih
cepat dan efektif. Di sisi lain, koas laboratorium juga seharusnya memahami
bahwa maksimal batas waktu ACC data pukul 21.00 WIB. Oleh karena itu, ke
depannya saya akan menyampaikan kritik dan saran kepada koas terkait hal
tersebut supaya proses ACC data dapat berlangsung lebih tertib dan optimal.
3. Apakah Anda merasa bahwa dosen Prodi S-1
Pendidikan Kimia FMIPA Unesa sudah responsif saat dihubungi terkait jadwal
kegiatan pembelajaran?
Kritik dan Saran:
1)
Terdapat
beberapa dosen mengubah jadwal secara mendadak dan terlambat dalam membalas
pesan sehingga mahasiswa kesulitan menyesuaikan waktu, terutama bagi yang
pulang pergi (PP) sehingga perubahan jadwal sebaiknya diinformasikan H-1 agar
mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Tanggapan dari Dr. Maria Monica Sianita
Basukiwardojo, M.Si.
Pada angkatan 2024 Prodi S-1 Kimia dan S-1
Pendidikan Kimia terdapat beberapa perubahan jadwal. Di mana jadwal tersebut
bertabrakan dengan mata kuliah Kimia Umum dan jadwal pribadi dosen. Oleh karena
itu, para dosen akan tetap mengusahakan untuk mengatur ulang jadwal perkuliahan
supaya para mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran dengan maksimal.
Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa
1.
Apakah Anda
merasa bahwa ketersediaan alat di laboratorium Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa
sudah memadai dan mendukung untuk kegiatan praktikum?
Kritik dan
Saran:
1)
Terbatasnya
alat praktikum seperti neraca analitik, buret, pipet volume, pH meter, dan
corong pisah sehingga menghambat kelancaran praktikum dan penelitian.
2)
Perlu
penambahan alat pendukung khusus, seperti rotary vacuum evaporator karena
beberapa praktikum memerlukan alat tersebut untuk memperoleh hasil yang efektif
dan sesuai prosedur.
3)
Terdapat
beberapa bahan kimia yang kualitasnya kurang baik dan habis tanpa disediakan
kembali.
Tanggapan dari Dr. Maria Monica Sianita
Basukiwardojo, M.Si.
Permasalahan sarana dan prasarana menjadi
kewenangan Kepala Laboratorium Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), di
mana pengajuan telah dilakukan sebelumnya. Namun, membutuhkan waktu yang cukup
lama untuk memperoleh tindak lanjut. Selain itu, setelah menggunakan rotary
vacuum evaporator pengguna diharapkan membersihkan alat tersebut. Apabila tidak
dibersihkan pada saat digunakan kembali hasil analisis yang diperoleh menjadi
kurang maksimal.
Tanggapan dari Dr. Andika Pramudya Wardana,
S.Si., M.Si.
Saat ini tersedia satu unit timbangan analitik
di setiap laboratorium. Di Laboratorium
Kimia Organik tersedia dua unit rotary vacuum evaporator. Penambahan alat tidak dapat dilakukan secara
langsung karena pengajuan pada tahun ini belum tentu dapat diterima dan
direalisasikan pada tahun berikutnya. Saat ini tersedia dua unit
Spektrofotometer UV-Vis seri lama yang penggunaannya diprioritaskan untuk
kegiatan praktikum dan dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian yang disesuaikan
dengan ketersediaan waktu penggunaan.
2. Apakah Anda merasa bahwa proses komunikasi
dengan dosen Person in Charge (PIC) dalam ACC praktikum di Prodi S-1 Kimia
FMIPA Unesa sudah berjalan dengan baik?
Kritik dan
Saran:
1)
Terdapat
beberapa dosen yang sulit dihubungi dan mengubah jadwal yang telah ditetapkan
sehingga beberapa mahasiswa mengalami keterlambatan ACC data.
2)
Terdapat
miskomunikasi terkait ACC data antara dosen PIC, koas, dan mahasiswa yang
menyebabkan perbedaan informasi sehingga diperlukan koordinasi lebih lanjut.
Tanggapan dari Dr. Andika Pramudya Wardana,
S.Si., M.Si.
Mulai tahun 2023, standar praktikum Kimia
Organik mengalami pembaruan tiap tahunnya, seperti penerapan judul praktikum
yang berbeda setiap tahunnya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk
memastikan bahwa proses pembelajaran selalu mengikuti perkembangan keilmuan dan
standar kebutuhan kompetensi mahasiswa. Pembaruan tersebut bertujuan untuk
menjaga konsistensi mutu praktikum, dan menyesuaikan dengan pedoman Standar
Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
3. Apakah Anda merasa bahwa dosen Person in
Charge (PIC) praktikum di Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa sudah memberikan
bimbingan dan masukan atau komentar yang baik kepada mahasiswa?
Kritik dan
Saran:
1)
Terdapat
beberapa tanggapan selama proses ACC data yang dirasa kurang tepat dan kurang
nyaman bagi mahasiswa sehingga penyampaian tanggapan sebaiknya dilakukan dengan
cara yang lebih mendukung.
Tanggapan dari Dr. Andika Pramudya Wardana,
S.Si., M.Si.
Penyampaian bimbingan atau masukan dalam
proses ACC data terkadang terkesan kurang baik karena sebagian mahasiswa
sendiri masih kesulitan dalam menjawab pertanyaan dasar maupun mengemukakan
pemahamannya secara tepat. Oleh karena
itu, mahasiswa perlu melakukan pengulangan ACC data.
4.
Apakah Anda
merasa bahwa dosen di Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa telah menguasai penggunaan
platform pembelajaran daring seperti Google Meet atau Zoom Meeting dengan baik?
Kritik dan
Saran:
1)
Beberapa dosen
masih mengalami kendala dalam penggunaan teknologi pembelajaran daring, seperti
Google Meet dan Zoom Meeting serta pengelolaan kelas digital sehingga
perkuliahan menjadi kurang efektif.
Tanggapan dari Dr. Maria Monica Sianita
Basukiwardojo, M.Si.
Terkait materi mata kuliah Bahasa Inggris
telah ditentukan oleh pusat. Pada bimbingan teknis dosen hanya diberikan
pengarahan terkait platform selama proses pembelajaran secara online. Dosen
tidak diberikan pelatihan platform seperti Google Meet atau Zoom Meeting
sehingga dalam proses pembelajaran dapat menghabiskan waktu karena masalah teknis
pada platform. Oleh karena itu, diharapkan mahasiswa dapat membantu dosen saat
pembelajaran berlangsung.
5. Apakah Anda merasa bahwa pelaksanaan
perkuliahan di Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa telah sesuai dengan jadwal dan
informasi yang ditentukan?
Kritik Saran:
1)
Jadwal
perkuliahan tidak sesuai dengan yang ditentukan karena perubahan jadwal yang
mendadak, perpindahan metode kuliah tanpa pemberitahuan awal, dan benturan
jadwal antar mata kuliah yang menyulitkan mahasiswa.
2)
Diperlukan
pemberitahuan jadwal yang lebih jelas dan stabil, termasuk opsi jadwal
alternatif dan penyampaian informasi yang merata agar perkuliahan berjalan
lebih efektif.
Tanggapan dari Dr. Maria Monica Sianita
Basukiwardojo, M.Si.
Untuk angkatan 2024 terdapat beberapa
perubahan jadwal baik pada Prodi S-1 Kimia dan S-1 Pendidikan Kimia. Di mana
jadwal perkuliahan tersebut bentrok dengan jadwal mata kuliah kimia umum dan
jadwal pribadi dosen. Oleh karena itu, para dosen akan tetap mengusahakan untuk
mengatur ulang jadwal perkuliahan agar para mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran
dengan efektif.
6. Apakah Anda merasa bahwa metode pembelajaran
dosen di Prodi S-1 Kimia FMIPA Unesa sudah cukup menarik dan tidak monoton?
Kritik dan
Saran:
1)
Terdapat
beberapa dosen yang cenderung terfokus hanya pada PowerPoint dan Lembar
Aktivitas Mahasiswa (LAM) dengan pola interaksi satu arah sehingga menyebabkan
kegiatan pembelajaran menjadi kurang menarik dan interaktif.
2)
Diharapkan
proses pembelajaran pada materi kompleks dilengkapi dengan contoh aplikatif
sehingga mahasiswa dapat lebih mudah memahami konsep serta melihat relevansinya
dalam praktik.
Tanggapan dari Antina Delhita, M.Pd.
Mengenai metode pembelajaran yang digunakan
dosen saat proses pembelajaran perlu diadakan diskusi bersama antara dosen dan
mahasiswa sehingga proses pembelajaran berlangsung menarik dan interaktif.
Tanggapan dari Dr. Amaria, M.Si.
Ke depannya kami para dosen akan menindaklanjuti terkait metode pembelajaran yang akan diaplikasikan pada saat proses pembelajaran.