[HMP-PK FMIPA UNESA : 2026] Pentadiena 2026
PENTADIENA HMP-PK 2026

Gambar 1. Pembukaan oleh MC
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya (HMP-PK FMIPA Unesa)
mengadakan sebuah kegiatan bernama Pengabdian Tahunan Mahasiswa Pendidikan
Kimia (PENTADIENA) 2026, dengan tema “Mengabdi dengan Ilmu, Bergerak dengan
Aksi untuk Masyarakat Desa Kradenanrejo yang Lebih Berdaya” dengan Ketua
Pelaksana Nisa Amelia Firdausy.
PENTADIENA pada tahun ini berbeda dengan tahun lalu, dengan
inovasi baru yang tercipta dari para pengurus HMP-PK FMIPA Unesa Periode 2026.
Pada tahun ini, PENTADIENA mengadakan kegiatan Kimia Mengajar kepada siswa-siswi SDN Kradenanrejo, Madrasah Darul
Ulum Kradenanrejo, TPQ Sabilillah, TPQ Bahrul Ulum, TPQ Darul Mutaqin, TPQ
Akhlaqul Karimah, dan TPQ Al-Ikhlas yang ada di Desa Kradenanrejo. Pada Kimia Mengajar juga
menggunakan media pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan jenjang
pendidikan sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
Pada Selasa, 21 Juli 2026 dilaksanakan pembukaan PENTADIENA 2026
yang dihadiri oleh Bapak Kepala Desa Kradenanrejo serta para
panitia PENTADIENA 2026 shift satu. Kegiatan pada hari pertama ini
diawali dengan pembukaan yang berada di Balai Desa Kradenanrejo oleh master of
ceremony (MC), sambutan-sambutan, kemudian dilanjutkan dengan peresmian
bahwa PENTADIENA 2026 dan Kimia Mengajar telah dibuka. Kemudian dilanjutkan
pengenalan para panitia yang akan bertugas untuk Kimia Mengajar di SDN
Kradenanrejo dan Madrasah Darul Ulum Kradenanrejo. Kegiatan selanjutnya adalah Kimia
Mengajar yang dilaksanakan pada ruang kelas SDN Kradenanrejo dan Madrasah Darul
Ulum Kradenanrejo. Kegiatan hari pertma ini diakhiri dengan kegiatan Kimia Mengajar
di lima TPQ.

Gambar 2. Kimia Mengajar
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Pelaksanaan PENTADIENA 2026 hari kedua pada Rabu, 22 Juli 2026
dimulai dengan kegiatan Kimia Mengajar di SDN Kradenanrejo dan Madrasah Darul
Ulum Kradenanrejo. Pada hari yang sama, sebagian panitia juga melaksanakan
Sosialisasi Aquaponik yang diikuti oleh 20 masyarakat Desa Kradenanrejo.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua HMP-PK FMIPA
Unesa, dan Kepala Desa Kradenanrejo, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian
materi mengenai aquaponik, yaitu metode budidaya ikan dan tanaman dalam satu
sistem yang saling mendukung. Pada kegiatan ini, aquaponik dibuat menggunakan
galon bekas sebagai wadah budidaya ikan lele dengan tanaman kangkung yang
ditanam pada bagian atasnya. Selain memanfaatkan barang bekas, sistem ini dapat
menjadi alternatif budidaya yang hemat lahan, ramah lingkungan, serta
berpotensi membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Setelah sesi tanya
jawab, peserta mengikuti demonstrasi pembuatan aquaponik dan masing-masing
membawa pulang satu set aquaponik untuk dirawat secara mandiri di rumah.
Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias karena memperoleh pengetahuan
dan keterampilan baru yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.. Kegiatan hari
kedua ini diakhiri dengan kegiatan Kimia Mengajar di lima TPQ.

Gambar 3. Sosialisasi
Aquaponik
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
PENTADIENA 2026 hari ketiga, yaitu pada Kamis, 23 Juli 2026, diawali dengan kegiatan Kimia Mengajar di SDN Kradenanrejo dan Madrasah Darul Ulum Kradenanrejo. Pada hari tersebut, pembelajaran difokuskan pada kegiatan prakarya sebagai bagian dari rangkaian program edukatif PENTADIENA 2026. Kegiatan prakarya memanfaatkan media pembelajaran berbasis bahan alam dan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar peserta didik. Penggunaan media tersebut bertujuan untuk membantu siswa memahami konsep pembelajaran secara lebih konkret, sekaligus melatih kreativitas, keterampilan motorik halus, serta kemampuan berpikir inovatif melalui proses pembuatan karya. Pada jenjang MI, kegiatan prakarya disesuaikan dengan tingkat kelas, yaitu kelas 1 membuat mozaik daun yang melatih ketelitian dan pengenalan bentuk, kelas 2 membuat stamp pelepah pisang yang mengenalkan konsep cetak sederhana dari bahan alam, kelas 3 membuat gantungan bumi yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus kreativitas, sedangkan kelas 4, 5, dan 6 membuat leaf stamp sebagai pengembangan teknik cetak dari daun yang lebih variatif. Pada jenjang SD, kegiatan prakarya juga dilaksanakan dengan konsep serupa, yaitu kelas 1 membuat mozaik daun, kelas 2 membuat stamp pelepah pisang, dan kelas 3 membuat gantungan bumi. Untuk kelas 4, 5, dan 6, kegiatan difokuskan pada pembuatan tie dye dari pewarna alami, yaitu kunir dan daun pandan, yang melatih kreativitas dalam pewarnaan kain serta eksplorasi teknik seni rupa sederhana. Setelah kegiatan di SD dan MI selesai, rangkaian kegiatan hari ketiga ditutup dengan pelaksanaan Kimia Mengajar di lima TPQ.

Gambar 4. Penutupan Mengajar TPQ
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
PENTADIENA 2026 hari keempat, yaitu pada Jumat, 24 Juli 2026, diawali dengan sebagian panitia melaksanakan kegiatan Tembakau Berdaya, sedangkan panitia lainnya melaksanakan kegiatan Kimia Mengajar di SDN Kradenanrejo dan Madrasah Darul Ulum Kradenanrejo. Pada kegiatan Tembakau Berdaya, panitia berjalan menuju lahan tembakau untuk berdiskusi langsung dengan petani mengenai proses budidaya, tantangan dalam perawatan tanaman, serta cara menjaga kualitas hasil panen. Setelah itu, panitia turut mempraktikkan perawatan tanaman dengan menyiram tembakau dan memberikan pupuk di bawah bimbingan petani. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai budidaya tembakau, sementara petani dan mahasiswa dapat saling bertukar pengetahuan serta memperkuat kerja sama dalam mendukung sektor pertanian di Desa Kradenanrejo. Sementara itu, kegiatan Kimia Mengajar di SDN Kradenanrejo dan Madrasah Darul Ulum Kradenanrejo tetap berlangsung sesuai dengan jadwal pembelajaran yang telah disusun. Kegiatan hari keempat ini diakhiri dengan pelaksanaan Kimia Mengajar di lima TPQ.

Gambar 5. Tembakau Berdaya
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Pada Sabtu, 25 Juli 2026
merupakan hari terakhir pelaksanaan PENTADIENA 2026 di Desa Kradenanrejo.
Kegiatan ini diawali dengan Kimia Mengajar di SDN Kradenanrejo dan Madrasah
Darul Ulum Kradenanrejo. Lalu dilanjutkan acara penutupan PENTADIENA 2026.
Acara penutupan dibuka oleh MC dan dilanjutkan sambutan-sambutan. Kemudian
dilanjutkan dengan pameran produk anak-anak, pentas seni, pemberian donasi, dan
pemberian cendera mata oleh Ketua Pelaksana dan Ketua HMP-PK Unesa 2026 kepada
Kepala Desa Kradenanrejo, masing-masing Kepala Sekolah, dan masing-masing
Kepala TPQ. Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan ditutup oleh MC serta
pembacaan doa.

Gambar 6. Penutupan Kimia Mengajar
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)

Gambar 7. Pameran Produk
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)

Gambar 8. Tari Kreasi
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)

Gambar 9. Pemberian Donasi
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)

Gambar 10. Penyerahan
Cendera mata
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)

Gambar 11. Penutupan PENTADIENA 2026
(Sumber: HMP-PK FMIPA Unesa)
Pada Minggu, 26 Juli 2026
seluruh pengurus HMP-PK FMIPA Unesa merapikan seperti semula keadaan posko
sembari menunggu kedatangan mobil pick up untuk kembali ke Surabaya.
Tidak lupa pengurus HMP- PK FMIPA Unesa berpamitan, meminta maaf apabila ada
tindakan maupun tutur kata yang kurang berkenan, serta berterima kasih telah
diterima dengan baik di Desa Kradenanrejo kepada kepala desa, staff balai
desa, serta warga desa Kradenanrejo.